Rumah Di Lahan Miring


Lahan miring sering dihindari untuk mendirikan bangunan, utamanya Rumah , Sebagian orang bahkan lekas-lekas menimbunkan tanah untuk membuatnya menjadi rata. Sebenarnya jika memiliki tanahyang miring tak perlu meratakannya,sebab kondisi itu dapat di sulap menjadi daya tarik utama Rumah kita.

Ada beberapa keuntungan yang dimiliki lahan miring :
Pertama : kita akan memiliki bentuk Rumah yang unik

Kedua : Harga Tanah yang miring cenderung lebih murah disbanding tanah landai.

Ketiga : Rumah yang berdiri diatas lahan miring cocok untuk orang-orang yang berjiwa muda dan memiliki selera seni

Keempat : Setelah kita berhasil membuat Rumah apik dengan memanfaatkan kontur tanah,nilai investasi property kita akan terdongkrak naik.

Membangun rumah di lahan yang miring cenderung membutuhkan jasa arsitek. Tanah yang miring biasanya akan menantang kreativitas sang arsitek. Pada kontur tanah yang tak rata, kita bisa mengeksplorasi ruangan dan menciptakan tempat-tempat yang unik. Meski demikian, setiap ruangan harus diatur agar tak merepotkan penghuninya kelak.
Umumnya, rumah yang berdiri di tanah yang miring dirancang dengan pengelompokan ruangan berdasarkan fungsi. Semisal, ruang keluarga terletak sebidang dengan ruang tamu atau dapur dengan ruang makan. Pengelompokan ini bertujuan agar rumah menjadi efisien dan efektif.

Rumah di tanah berkontur biasanya akan menggunakan banyak tangga untuk menyatukan ketinggian tanah yang berbeda-beda. Selain itu arsitek akan mengusulkan adanya Split Level atau Mezzaine. Namun, jika tanah tidak terlalu miring, Mezzaine tak terlalu diperlukan.

Bagaimana dengan gaya rumah? Rumah di lahan miring umumnya bergaya minimalis modern. Kita bisa memiliki tiga lantai di level tanah yang berbeda. Contohnya, lantai satu ada dibawah level tanah, lantai dua sejajar level tanah, dan lantai tiga diatas level tanah. Dilantai tiga, arsitek dapat menerapkan jendela-jendela besar. Selain itu, kita dapat pulamengeksplorasi pencahayaan, di dalam dan luar ruangan. Lampu-lampu yang dipasang tak hanya untuk penerangan, tetapi dapat juga berfungsi sebagai aksen rumah

Yang harus diperhatikan pada tanah miring adalah kecendrungan tanah yang kurang stabil. Oleh sebab itu, system drainase harus dibuat dengan baik. Beberapa tanaman juga bisa ditanam untuk mencegah longsor, misalnya bamboo dan pohon mangga. [*/TYS]


Langkah Membangun Rumah Tahan Banjir


Banyak pertimbangan ketika orang ingin memiliki sebuah Rumah. Salah satunya, terhindar dari banjir. Meski kini curah hujan belum terlalu tinggi, sebaiknya tetap waspada.

Faktor cuaca seperti hujan bukan hal istimewa di Indonesia, mengingat Indonesia adalah negara beriklim tropis yang memiliki tingkat curah hujan tinggi. Apalagi di kawasan kota-kota tertentu yang dilalui sungai, sangat berpotensi mengalami bencana banjir.


Lantas, bagaimana jika orang tinggal di kota yang dikhawatirkan setiap tahun akan banjir? "Aspek perencanaan awal sebuah bangunan memang memegang peranan penting. Perencanaan mutlak dilakukan ketika orang ingin membangun sebuah Rumah," jelas Ir. IB Sunia Putra kepada Bali Post, Selasa (12/1) kemarin.


Arsitek lulusan FT Universitas Dwijendra Denpasar ini mengatakan, jika memang bisa direncanakan lebih awal, sebaiknya kita jangan membangun rumah di area rawan banjir. "Sebelum membangun atau membeli rumah, cermati dulu riwayat daerah tersebut, apakah di situ berpotensi banjir atau tidak. Jika memang karena pertimbangan tertentu harus membangun di daerah rawan banjir, ya... mesti terapkan teknologi bangunan tahan banjir," saran Sunia.


Hal yang sama juga diungkap di sejumlah situs internet yang berkaitan dengan persoalan arsitektur. Arsitek I Gde Hendra Prasetya menambahkan, orang memang harus mengenali sistem ekologi di sekitar kawasan huniannya. "Rancang fondasi bangunan yang letaknya lebih tinggi, setidaknya 40 sampai 50 cm di atas jalanan depan rumah," sarannya.


Syarat mutlak sebuah rumah di daerah rawan banjir adalah harus tinggi. "Rumah harus lebih tinggi dari got, jalan, atau sungai di sekitarnya. Konsep rumah panggung agaknya pantas diadopsi dalam pembangunan ini. Dengan teknologi sekarang, seperti penerapan beton pada struktur bangunan, rasanya tidak ada persoalan dalam hal ini," papar Sunia.


Tanpa Persiapan


Problema yang banyak terjadi adalah bagaimana jika orang telanjur punya rumah di daerah banjir. Atau, membedakan ketinggian rumah memang mudah jika rumah masih dalam tahap awal pembangunan. Namun, apa jadinya jika rumah sudah didesain tanpa persiapan menghadapi banjir?


Hendra menyarankan, menaikkan ketinggian lantai jadi solusi terakhir. "Namun, perhitungkan jarak plafon. Usahakan jangan terlalu dekat dengan kepala laki-laki dewasa. Menaikkan lantai interior memiliki konsekuensi ketinggian entrance yang berbeda sehingga mau tidak mau orang harus membuat tangga kecil. "Atau bisa juga meninggikan rumah dimulai dari area depan pagar," ujar Hendra. Namun, alternatif ini lebih banyak memakan biaya karena penambahan ketinggian dilakukan secara menyeluruh. Dengan kata lain, lanskap taman juga akan berubah total.


Cara lain yang lebih mudah dan hemat yaitu membuat blokade di teras. Hal ini sebaiknya jadi pilihan terakhir atau untuk penanggulangan darurat (sementara) saja. Berhubung trik seperti ini kurang memiliki nilai estetika, keindahan fasad akan berkurang, dan tampak aneh.


Trik berikutnya yang lebih estetis yakni dengan membuat kolam hias di taman depan. Namun, trik yang satu ini hanya bisa menanggulangi banjir ringan. "Usahakan membuat kolam yang lebih dalam dan luas sehingga dapat lebih banyak menampung air luapan. Risikonya, orang harus repot memindahkan ikan hias saat banjir datang," kata Hendra.


Sunia pun ikut urun saran. "Bikin saja sumur atau sarana peresapan. Materi yang memungkinkan dijadikan sarana seperti ini semisal ijuk, kerikil, pasir, atau batu-batuan. Ini pun bisa dilakukan jika banjirnya masih ringan-ringan saja. Namun, jika banjirnya sudah melampaui semeter atau lebih, ya... kembali ke tindakan yang lebih berat," katanya.


Renovasi Total


Salah satu tindakan prinsip sebagaimana disarankan Hendra, jika rumah memang telanjur ada di area banjir, adalah merenovasi total -- menaikkan lantai dengan penambahan ketinggian plafon. "Selain rumah tidak terlihat pendek, suhu ruangan juga tetap sejuk," katanya.


Lantas, bagaiamna halnya jika rumah sudah dibangun setinggi apa pun, tetap saja banjir mengganggu? "Harus diakali dengan penataan interior dan pemilihan furniture yang dapat 'diatur' ketika musim hujan atau banjir datang," ujar Hendra seraya menambahkan, orang harus tetap memerhatikan lingkungan sekitar. "Kalau posisi kawasan rumah ada di bawah jalan, percuma juga," tambahnya.


Cara lain yang dapat dilakukan, sebagaimana dikatakan Sunia maupun Hendra, adalah dengan menanam tanaman-tanaman selain rumput. Dalam merancang sebuah rumah, sisakan lahan hijau untuk resapan air. Salah satu tanaman yang sangat berperan kala musim hujan adalah tanaman bambu. Pohon bambu mampu menyerap air dalam jumlah banyak sehingga dapat berfungsi sebagai buffer atau penahan. (tin) (*/BP)


Membuat Rumah Mungil Tampak Lebih Luas

Sangat gampang sekali untuk membayangkan memiliki ruangan yang besar akan tetapi sangat sulit mewujudkannya. 
Kita membutuhkan biaya puluhan sampai ratusan juta untuk melakukan perombakan besar-besaran. 
Tapi solusi tersebut tidak cocok bagi kebanyakan orang di era sekarang.

Tapi ada banyak cara yang smart sekarang ini untuk membuat ruangan di rumah anda menjadi Nampak besar dan nyaman. Sehingga memberikan kesan segar,terbuka,dan nyaman bagi anda dan tamu yang akan berkunjung nantinya.
Jadi bagaimana melakukan semua itu? 
Bagaimana seseorang bisa membuat ruangan interior mereka Nampak lebih besar?

Berikut beberapa Tips yang bisa anda lakukan :

Cerahkan Ruangan – itu cara ampuh untuk membuat ruangan menjadi nampak lebih besar. Ruangan yang cerah lebih nampak luas di bandingkan yang bernuansa gelap. Kecerahan disini mengacu kepada dua elemen dekoratif yaitu warna dinding dan karpet atau sinar matahari yang masuk.

Cermin – Anda pernah mendengar seseorang berkata, gunakan cermin agar ruangan menjadi nampak lebih besar. Penggunaan cermin memang jelas dan sangat drastis terhadap pengaruh ruangan menjadi nampak begitu jelas. Anda juga bisa mendapatkan hasil yang sama dengan menambahkan skema desain yang memaksimalkan unsur kaca, keramik dan kayu yang ringan.

Mengubah Furniture – Furniture merupakan hal yang sangat penting dalam memberikan kesan “luas” terhadap ruangan anda. Bukan jumlah banyak atau sedikit furniture yang digunakan. Akan tetapi lebih melihat kepada keseimbangan fungsinya.

Memodernisasi – Jika dengan perombakan pada ruangan menjadikan ruangan itu Nampak luas, hal wajar sekali. Akan tetapi jika ruangan sudah besar tapi dipan dan furniture masih membuat ruangan serasa sempit. Perampingan gaya dalam menata ruangan yang diperlukan. Agar lebih efektif modernisasi penataan ruangan ke hal yang simple. Contoh tangga dirumah juga bisa menjadi hal yang unik sperti menjadi tempat penyimpanan barang-barang pecah belah antic anda atau jadi rak buku. Jadi anda tidak perlu lemari yang berlebihan.

Itu adalah beberapa cara untuk membuka ruang interior Anda dan membuat rumah Anda nampak lebih besar.

5 PRINSIP RUMAH SEHAT (BY Holcim)


1. Memaksimalkan Pencahayaan Alami
Cahaya matahari dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sumber pencahayaan alami pada rumah sehat Anda dengan pedoman: 


a. Orientasi Bangunan 
Bangunan sebaiknya menghadap Utara-Selatan untuk menghindari panas dan sinar matahari langsung. 
b. Ukuran Ruangan dan Bukaan 
Agar cahaya matahari dapat masuk dan menerangi ruangan secara maksimal, ukuran lebar ruangan sebaiknya 2 kali ukuran tinggi bukaan.

2. Ventilasi Alami 
Prinsip ventilasi alami adalah menciptakan sirkulasi udara dengan memasukkan udara dingin ke dalam ruangan dan mengalirkan udara panas keluar melalui bukaan-bukaan yang diposisikan secara strategis. Posisi bukaan yang baik untuk menciptakan sirkulasi udara adalah  bukaan atas dan bukaan bawah. 

3. Sistem Manajemen Limbah 
Sistem manajemen limbah yang baik penting untuk menghindari pencemaran persediaan air bersih di rumah. Manajemen limbah yang baik dapat dicapai dengan mengikuti pola perletakan limbah sebagai berikut: 

4. Penampungan Air Hujan 
Air hujan dapat ditampung dan digunakan untuk banyak kebutuhan sehari-hari seperti menyiram toilet, berkebun, atau mencuci mobil. Dengan menampung air hujan dan menggunakannya kembali rumah sehat Anda akan jadi lebih efisien, juga ramah lingkungan

5. Lapisan Tembus Air 
Bencana alam seperti banjir dan tanah longsor dapat dihindari jika kita menyediakan daerah resapan air yang cukup luas. Daerah resapan air yang luas di lahan yang sempit dapat dicapai dengan mengotimalkan penggunaan lapisan/permukaan tembus air seperti rumput dan grass block pada halaman, parkiran mobil (carport), dan jalan agar air dapat mengalir dan meresap secara alami ke dalam tanah. (*/membangunbersama.com)

HARGA KONDOMINIUM Di Sentra Bisnis Jakarta Bakal Naik 18%


JAKARTA: Rerata harga jual kondominium sekunder di area sentra bisnis Jakarta meningkat 18,2% pada kuartal III/2012 dibandingkan dengan periode sebelumnya.  

Lembaga riset Property DTZ mencatat, rerata harga jual kondominium sekunder untuk berbagai kelas di CBD Jakarta pada periode tersebut mencapai Rp18,8 juta per m2, sementara pada kuartal sebelumnya hanya Rp15,9 juta per m2.  

"Meningkatnya investasi asing telah mengerek permintaan akan hunian di Jakarta. Saat harga untuk proyek kondominium yang masih dalam konstruksi sudah makin tinggi, maka harga di pasar sekunder ikut beranjak naik," demikian tercantum dalam hasil riset bertajuk Jakarta Property Times tersebut.  

Pada 2014, DTZ memprediksi sebanyak total 4.844 unit kondominium baru akan mengisi pasar CBD Jakarta. Proyek-proyek tersebut antara lain Ciputra World II, Senopati Penthouse, Sudirman Terrace dan Sudirman Suite. (arh)

Sumber : bisnis.com